Kurikulum 2013 Untungkan Guru

BANDUNG, (PRLM).- Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Barat Wahyudin Zarkaysi mengatakan pada dasarnya kurikulum 2013 bukan merupakan kurikulum baru hanya pengembangan dari kurikulum sebelumnya.

Kontennya dikurangi dan model pembelajarannya ditujukan dalam pembentukan karakter. Tugas guru pun tidak begitu berat dan lebih banyak diuntungkan.
"Pembelajaran siswa aktif sehingga tidak memberatkan guru, siswa dituntut memahami pelajaran. Guru juga menjadi lebih enak karena semua sudah disiapkan pemerintah seperti silabus sudah disiapkan," kata Wahyudin di ruang kerjanya, Jln. Dr. Rajiman, Kota Bandung, Rabu (20/2/2012).
Menurutnya, pembelajaran yang ada saat ini kurang dalam pembentukan karakter. Contohnya saja dalam pelajaran agama yang diberikan dari tingkat taman kanak-kanak hingga universitas justru hasilnya membuat anak-anak tidak percaya pada Tuhan. "Anak-anak tidak percaya Tuhan sekarang karena kalau ujian mereka nyontek. Kalau percaya Tuhan, mereka kalau nyontek harusnya takut karena Tuhan mengetahui. Untuk itu pembentukan karakter itu yang dikuatkan," katanya.
Wahyudin menambahkan, pendidikan itu belajar kehidupan. Bukan sekedar belajar agama tapi belajar beragama, bagaimana pelaksanan. Bukan belajar bahasa tapi berbahasa

Sumber : http://www.pikiran-rakyat.com