PGRI Dukung Implementasi Kurikulum 2013

Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) siap melaksanakan dan mengimplementasikan perubahan kurikulum 2013 yang dijadwalkan mulai berjalan pada Juli 2013.

"Guru tidak mungkin menyatakan tidak, bila pemerintah sudah menyetujui kurikulum," kata Ketua Umum PB PGRI Sulistiyo kepada wartawan di Jakarta, Rabu (20/2).


Sulistiyo menyatakan PGRI akan turut serta membantu dalam hal mengkaji dokumen kurikulum, melakukan sosialisasi, menggelar pendidikan dan pelatihan (diklat) guru serta mengelola proses pendidikan. "Empat hal ini yang akan kita lakukan dalam mengawal implementasi kurikulum ,"cetusnya.

PGRI sebagai pelaksana kurikulum, memastikan seluruh anggotanya yang berjumlah 3,6 juta di daerah akan melaksanakan implementasi itu.

Namun, kata dia, guru siap menjalankan kurikulum baru dengan sejumlah catatan, antara lain dalam penerapan kurikulum mempertimbangkan berbagai aspirasi dan mengakomodasi kearifan lokal, mempersiapkan guru secara baik dan benar sebagai leading sector-nya.

"Implementasi yang tidak disiapkan dengan benar dan baik dapat mengakibatkan perubahan kurikulum tidak efektif bahkan dapat mengganggu pencapaian tujuan pendidikan nasional," tegasnya