Jari Tangan Lepas Saat Bermain Tarik Tambang



Para dokter di Amerika Serikat mengingatkan bahwa tarik tambang adalah permainan yang berbahaya. Baru-baru ini, 2 murid sekolah mengalami cedera serius saat mengikuti permainan yang populer di banyak negara ini. Jari tangannya copot.

Kedua murid South El Monte High School di Los Angeles tersebut mengikuti permainan tarik tambang yang sering diadakan saat jam makan siang. Sebagaimana di sekolah lain di Amerika Serikat, tarik tambang adalah permainan yang populer di waktu senggang.

Sialnya kali ini mungkin musuhnya terlalu kuat. Saking semangatnya mempertahankan tambang agar tidak ditarik musuh, beberapa ruas jari tangan kedua siswa ini lepas sehingga harus dilarikan ke Los Angeles County-USC Medical Center untuk menjalani operasi pemasangan kembali.

Pihak sekolah menolak untuk menyebutkan identitas para siswa. Namun beberapa media menyebutkan, salah satunya adalah siswi senior yang juga pemain sepakbola di sekolah tersebut. Sedangkan yang satu lagi adalah seorang siswa yang juga pemain American Football.

Kecelakaan ini mengingatkan kembali bahwa di balik serunya adu kekuatan, ada risiko cedera yang serius dalam tarik tambang. Saling tarik beramai-ramai akan menghasilkan tenaga yang luar biasa besar yang setidaknya cukup kuat untuk memicu cedera sendi.

"Cara memegang tali bisa menempatkan seseorang dalam risiko cedera jari dan tangan, termasuk amputasi traumatik dan dislokasi (pergeseran) sendi," kata Dr Robert Glatter dari Lenox Hill Hospital di New York, seperti dikutip dari CBS News, Rabu (6/2/2013).

Sementara itu juru bicara rumah sakit, Rosa Sacca mengatakan kondisi kedua siswa saat ini dalam kondisi stabil. Keduanya telah didampingi oleh orangtua dan siap menjalani operasi pemasangan jari-jemari yang lepas saat bermain tarik tambang.